Menyusuri Kota Jogja (Lagi)

welcome-jogjaJogjaaa….
pada bulan April 2016 yang lalu, saya kembali mengunjungi kota gude. Kali ini saya tidak sendiri, karena saya ditemani oleh Mama dan adik saya, Amelia. Oppss, dan satu lagi sepupu saya yang (kebetulan) sedang kuliah di UGM Jogja. Humm, tampaknya kunjungan saya ke kota ini selalu diembel-embeli oleh hal lain, selain untuk jalan-jalan. kunjungan pertama saya, tahun 2014, karena saya harus mengikuti mata kuliah pengganti. Dan kali ini, tujuan utamanya adalah karena saya harus menghadiri sidang tesis saya di MMUGM Jogjakarta. Yaa.. apapun itu, yang penting setiap saya ke kota ini, ada tempat-tempat yang berhasil saya singgahi walaupun dengan mencuri-curi waktu, hehehhehe. baiklaah, mari kita mulai menceritakan tempat apa saja yang saya kunjungi kali ini ^_^

1) KALIURANG
c360_2016-04-15-14-33-05-809
Selesai sidang, sekitar pukul 9 pagi kami langsung cusss ke Kaliurang. letaknya lumayan jauh dari kota Jogjanya. Dan dikatakan kalau Kaliurang itu berada di kaki gunung Merapi. Agak menyulitkan jika tidak ada kendaraan. Mungkin kalau dibandingkan Jakarta, Kaliurang itu sama seperti Bogor kali ya… letaknya agak di atas, namun bedanya jalanan yang ditempuh bukanlah jalan tol dan tidak usah mengkhawatirkan macet karena saat itu jalanan sangat lengang.

di Kaliurang ada apa?
karena kaliurang merupakan kawasan wisata, ada banyak tempat yang bisa dikunjungi disana. Namun karena keterbatasan waktu kami tidak menjelajahi semuanya. Ketika disana kami hanya mengunjungi (semacam) Air Terjun, tapi tergolong Air Terjun kecil tampaknya. Untuk masuk kesana kita harus membayar tiket, saya lupa harga tiketnya 10rb atau berapa gitu.. yang pasti tidak sampai 20rb (maaf, lupaa… hehehhe) dari parkiran mobil menuju Air terjun tidak terlalu jauh, jalannya juga bagus, bukan jalan curam atau terjal. sebenarnya ada satu tempat lagi kalau kita mau jalan agak jauh, yaitu Goa Jepang, namun karena letaknya yang lumayan jauh maka saya dan Amelia memutuskan tidak masuk lebih dalam lagi.

2) MALIOBORO
malio Aah, siapa yang tidak kenal dengan nama ini. seperti yang diketahui, kawasan Malioboro baru terlihat ramai menjelang malam. selesai dari Kaliurang kami menyempatkan diri untuk membeli Bakpia. setelah itu baru kami mengunjungi Malioboro. ada yang bilang, kalau ke Joga belum afdol rasanya kalau belum main-main kesini. Ketika malam jalan menuju Malioboro ditutup untuk kendaraan. disana hanya ada orang yang jalan kaki dan delman, humm kalau tidak salah becak juga ada ding. suasana JOgja sangat kentara disini. dipinggir jalan banyak toko-toko yang menjual berbagai macam barang. ada juga sekelompok pemuda yang memainkan alat musik tradisional dengan irama yang merdu.

3) ALUN_ALUN SELATAN
di Malioboro kami tidak begitu banyak menghabiskan waktu. selesai Sholat Magrib kami menuju Alun-ALun Selatan. ini untuk kedua kalinya saya mengunjungi tempat ini. sama seperti sebelumnya, disini banyak orang mencoba untuk melewati dua pohon beringin yang ada disana. katanya, hanya orang yang berhati lurus yang bisa sampai dan melewati tengah-tengah pohon tersebut. saya sempat mencobanya beberapa kali, pertama miring ke kanan, kedua cukup berhasil, ketiga miring ke kiri. padahal saya sudah mencoba untuk hanya berjalan lurus kedepan saja tapi hasilnya tidak terduga, hahhaha. selain pohon itu. hal menarik yang ada di alun-alun ini adalah adanya becak berwarna warni yang kita kayuh sendiri, bentuknya pun bermacam-macam sehingga kita akan bingung memilih untuk menaiki yang mana.

4) KERATON JOGJA
c360_2016-04-16-09-48-19-523
Keesokan harinya, kami memulai penelusuran kami di kota jogja dengan mengunjungi keraton jogja. didalam keraton ini banyak terdapat pendopo-pendopo atau mungkin aula pertemuan ya.. saya kurang tahu juga sebenarnya tempat itu digunakan untuk apa dulunya. maklum, kami masuk kesini tanpa guide yang menemani sehingga untuk sejarahnya saya kurang tahu. di dalam keraton ini juga ada satuu rumah yang didalamnya ada banyak lukisan peninggalan sejarah. disalah satu pendoponya juga terdapat gamelan dan alat-alat musik tradisional lainnya.

5) ISTANA AIR TAMAN SARI
c360_2016-04-16-10-50-44-473 selesai dari Keraton JOgja, kami mengunjungi Istana Air Taman Sari. Untuk sampai disini kami tidak perlu bersusah payah karena lokasinya dekat dengan keraton. dari keraton kami menyewa 2 becak untuk menyusuri beberapa tempat seperti taman sari, museum kereta dan membeli baju/kaos khas jogja. ketika sampai di Taman Sari cuacanya benar-benar tidak mendukung. panasss book. padahal saat itu masih pukul 10 kurang. kawasan taman sari juga lebih banyak kawasan terbukanya, sehingga yaa begitulah, kita harus rela berpanas-panas untuk mengambil foto. kawasan Istana Air Taman Sari ini cukup luas. Menurut informasi yang ada luasnya bisa sampai 10 hektare pada awalnya. namun saat ini banyak yang sudah menjadi tempat tinggal para abdi dalem kraton. di kawasan ini terdapat beberapa tempat wisata, seperti pemandian para anggota kerajaan, ada pula masjid yang ada dibawah tanah.untuk masjid yang ada di bawah tanah sya tidak sempat mengambil foto karea ketika berada di dalam ada banyak juga wisatawan lain yang mengambil foto, jadi didalam sana kebanyakan mendengarkan guidenya bercerita. kabarnya masjid ini dulu digunakan ketika masa peperangan. kami juga mengunjungi tempat yang kini menjadi tempat tinggal/rumah bagi para abdi dalem, disana banyak juga dijual kerajinan-kerajinan tangan seperti kaos, lukisan dll.

6) MUSEUM KERETA
museum-kereta selesai dari Taman sari (masih dengan menggunakan becak), kami mampir ke museum kereta keraton. kereta disini bukan kereta api atau kereta yang dalam bahasa medan maksudnya adalah motor ya man teman. kereta ini adalah kereta kencana, kereta ini sendiri digunakan sebagai alat transportasi jaman kerajaan dulu. saat ini, ada kereta yang masih digunakan oleh keraton jogja, namun kebanyakan sudah dimuseumkan alias tidak digunakan kembali karena alasan usia. Maklum kereta-kereta ini sudah berumur sangat lama, ada yang puluhan bahkan ratusan tahun. sebenarnya setiap kereta memiliki namanya sendiri, namun saya tidak hapal jadi tidak saya tulis disini.

7) CANDI PRAMBANAN
c360_2016-04-16-13-50-11-623
Yeayy… terakhir kunjungan kami sampai di Candi Prambanan. ini kedua kalinya saya menginjakkan kaki di tempat ini. bedanya dulu ketika saya kesini, ada beberapa candi yang sedang dipugar, dan kali ini semuanya dalam keadaan baik. bedanya juga dengan kunjungan sebelumnya , dulu saya sendiri kesini,sekarang saya berempat, hehehe.

ayam-gantung Sebelum mengakhiri perjalanan ini, kami mengunjungi sebuah rumah makan dekat bandara, namanya Ayam Gantung. sebenarnya kami tidak ada rencana berkunjung kesini. pada saat itu kami hanya berpikir untuk makan siang sebelum sampai di bandara dan melihat dipinggir jalan ada tulisan “Ayam Gantung”. otomatis penasaranlah kami untuk tahu seperti apa wujud Ayam ini. usut punya usut setelah hidangan keluar kami baru tahu kenapa dinamakan ayam gantung, huehuehue. Untuk pilihan makanannya sendiri tidak hanya Ayam, ada bebek juga, ada paru dan ada sop. konsep ruangannya juga biasa, ada meja dan kursi (bukan lesehan). yang beda mungkin dapurnya yang kelihatan dari luar alias terbuka. mungkin untuk transpransi pembuatan makanan kali ya.

Yupss,, begitulah saudara-saudara sekalian… kalau mau tahu bagaimana perjalanan pertama saya ke Jogja, bisa dilihat pada halaman berikut : Jogjadventure
untuk melihat foto-foto lainnya bisa dilihat pada slideshow dibawah ini :
Gallery Photo

Leave a Reply